Kulit kayu manis atau lebih dikenal dengan nama kayu manis Cinnamomum verum, synonym C. zeylanicum dalam bahasa Jawa di kenal dengan sebutan Keningar ialah sejenis pohon penghasil rempah-rempah. Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang amat beraroma, manis, dan pedas. Orang biasa menggunakan rempah-rempah ke dalam makanan yang dibakar manis, anggur panas. Kayu manis adalah salah satu bumbu makanan tertua yang digunakan manusia. Kayu manis juga secara tradisional dijadikan sebagai suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung, dan perut kembung. wikipedia kulit kayu manis Berikut adalah khasiat dari kayu manis yang saya kumpulkan dari berbagai sumber. Untuk penderita Diabetes karena dapat mengatur gula darah Untuk penderita kolesterol karena mengurangi kadar kolesterol LDL. Dalam penelitian, manfaat kayu manis efektif terhadap bakteri penyebab tukak H. Pylori dan patogen lainnya. Untuk penderita rematik. Mengurangi rasa sakit yang terkait dengan arthritis. Kayu manis memiliki kemampuan untuk mengurangi sitokin terkait dengan nyeri rematik. Mencegah kanker. Penelitian di University of Texas, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition and Cancer, menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker, baik untuk pencegahan kanker dan mengobati penderita penyakit kanker. Mengandung serat, kalsium, zat besi, dan mangan-meskipun dalam jumlah kecil dengan dosis khas bubuk kayu manis. Sudah terbukti efektif untuk nyeri haid Membantu menyeimbangkan hormon. Kayu manis mengandung zat kimia alami yang disebut cinnamaldehyde, studi menunjukkan kayu manis dapat meningkatkan hormon progesteron dan menurunkan produksi testosteron pada wanita. Kayu manis bermanfaat untuk berbagai penyakit neurodegenerative, termasuk penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, tumor otak, dan meningitis, menurut penelitian di Laboratorium Riset Sitokin, Departemen Experimental Therapeutics, The University of Texas. Penelitian mereka menunjukkan bahwa kayu manis mengurangi peradangan kronis terkait dengan gangguan neurologis. Berikut contoh Kayu Manis atau Keningar untuk pengobatan 1. Kerontokan rambut Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian itu juga membuktikan ramuan yang didiamkan dikepala selama 5 menit pun tetap efektif. 2. Infeksi kandung kemih Campurkan 2 sendok makan bubuk kayumanis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman dalam kandung kemih. 3. Sakit gigi Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu. 4. Kolesterol Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ounce 16 kali 28 gram kira kira 1 pon = 454 gram air teh. Ramuan ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10 persen dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol. 5. Pilek Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan ¼ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus. 6. Mandul Pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen air mani = sperma para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu. Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. 7. Sakit perut Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai ke akar-akarnya. 8. Kembung Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut. 9. Bau napas Satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dicampur dalam air panas dapat membuat nafas tetap segar sehari penuh. Orang Amerika Selatan biasa meminum ramuan tersebut di pagi hari. 10. Sakit kepala sinus Minum campuran madu dan juice jeruk dapat menyembuhkan sakit kepala karena sinus. 11. Kelelahan Studi terakhir menunjukkan bahwa kandungan gula dalam madu lebih bermanfaat daripada merugi-kan bagi tubuh. Warga usia lanjut yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan ukur-an sama, terbukti lebih bugar dan fleksibel. Penelitian Dr. Milton membuktikan ½ sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitali-tas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalitas tubuh menurun. 12. Kanker Riset terakhir di Jepang dan Australia menunjukan bahwa kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan madu dan kayu manis. Pasien cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan 3 kali sehari. 13. Kelebihan berat badan Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis setiap pagi ½ jam sebelum sarapan atau saat perut masih kosong. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk, minum ramuan ini secara teratur akan mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap makan makanan kalori tinggi . 14. Influenza Ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu berisi kandungan alami yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu ketika akan flu. 15. Jerawat Oleskan 3 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis pada wajah sebelum tidur. Basuh keesokan harinya dengan air hangat. Bila dilakukan rutin setiap hari selama 2 minggu, akan menyembuhkan jerawat sampai ke akar-akarnya. 16. Infeksi kulit Ambil 1 bagian madu dan 1 bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit. 17. Mencegah penuaan Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sendok madu, 1 sendok bubuk kayu manis dan 3 cangkir air kemudian rebus seperti mem-buat teh. Minumlah sebanyak 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta men-cegah penuaan. Harapan hidup juga bertambah 18. Arthritis radang sendi / Encok Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam-suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1-2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam. Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. 19. Penyakit jantung Oleskan madu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap harinya. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi resiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua. Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur dapat memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung. Nah seperti itu lah penjelasan mengenai kayu manis yang saya dapatkan dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.
Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS yang manis itu. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Ada banyak manfaat kayu manis bagi kesehatan tubuh, mulai dari mengurangi peradangan hingga mengatasi infeksi bakteri dan jamur. Meski demikian, tanaman herbal ini juga memiliki efek samping. Agar lebih aman mengonsumsi kayu manis, yuk, kenali apa saja manfaat dan efek sampingnya. Kayu manis merupakan jenis rempah yang lezat dan memiliki aroma yang khas. Selain umum dimanfaatkan sebagai bumbu masak, kayu manis juga bisa diolah menjadi minyak esensial atau salah satu pilihan tanaman pengusir nyamuk dan obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Berbagai Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Kayu manis mengandung protein, serat, kalsium, zat besi, kalium, selenium, fosfor, vitamin A, vitamin B, vitamin K, serta zat-zat yang memiliki efek antioksidan, antibakteri, dan antiradang. Berkat kandungannya tersebut, tak heran jika kayu manis diklaim memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa di antaranya 1. Mengurangi peradangan dan nyeri Kandungan antioksidan polifenol dan flavonoid dalam kayu manis menjadikannya baik untuk dikonsumsi guna mengatasi peradangan, mempercepat pemulihan luka, dan mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh akibat radikal bebas. Sementara itu, efek antinyeri yang dihasilkan oleh kayu manis bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keluhan nyeri pada penderita sakit kepala, sakit gigi, nyeri sendi, dan nyeri otot. 2. Menurunkan kadar gula darah Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Selain itu, kayu manis diketahui dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas hormon insulin pada pasien diabetes dipe 2, serta mencegah terjadinya penyakit diabetes dan resistensi insulin pada orang yang sehat. 3. Menjaga kesehatan jantung Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ekstrak kayu manis memiliki potensi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat LDL dan trigliserida, yakni jenis lemak jahat yang dapat menyebabkan terjadinya sumbatan pembuluh darah aterosklerosis. Manfaat ini menjadikan kayu manis sebagai salah satu tanaman herbal yang baik untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung. 4. Mengontrol tekanan darah Ini juga salah satu manfaat kayu manis yang sayang dilewatkan. Kayu manis mengandung kalium dan antioksidan yang tinggi, sehingga baik untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah hipertensi. Namun, untuk memaksimalkan manfaat kayu manis yang satu ini, Anda juga perlu menjalani pola hidup sehat, yakni rutin berolahraga, tidak merokok, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan membatasi asupan garam. 5. Melawan infeksi jamur dan bakteri Zat aktif Cinnamaldehyde yang terdapat pada kayu manis diyakini mampu membantu melawan berbagai jenis infeksi, misalnya infeksi jamur penyebab gangguan pernapasan dan infeksi bakteri penyebab kerusakan gigi dan bau mulut. Selain manfaat di atas, kayu manis juga dipercaya dapat mencegah demensia dan penyakit Alzheimer, membantu melawan virus HIV, hingga menghambat pertumbuhan sel kanker. Meski demikian, efektivitas kayu manis sebagai obat alami masih perlu diteliti lebih lanjut. Anda juga tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kayu manis secara berlebihan, mengingat tanaman ini mengandung zat kumarin yang bisa berbalik merugikan kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tinggi. Efek samping tersebut meliputi Iritasi atau luka pada mulut dan bibir Penurunan kadar gula darah terlalu drastis atau hipoglikemia Gangguan pernapasan, terutama pada orang yang memiliki riwayat asma Kerusakan atau gangguan fungsi hati Sakit perut Gangguan pencernaan, seperti muntah dan diare Agar lebih aman, ada baiknya Anda mengetahui takaran kayu manis yang aman untuk dikonsumsi sehari-hari, yakni ayu manis jenis Cassia 0,5–4 gram atau setara dengan 1 sendok teh Kayu manis jenis Ceyon 5 gram atau setara dengan 2,5 sendok teh Hal ini karena kadar kumarin pada kayu manis Cassia lebih tinggi dibandingkan dengan kayu manis jenis Ceyon. Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi kayu manis, baik dalam bentuk jamu atau suplemen, berbarengan dengan obat-obatan guna menghindari interaksi obat. Jika ingin memperoleh manfaat kayu manis sebagai pengobatan penyakit tertentu, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas konsumsi kayu manis terhadap kondisi Anda. TopPDF PENGARUH KONSENTRASI BEESWAX SEBAGAI BASIS TERHADAP SIFAT FISIK DAN STABILITAS LIPSTIK DENGAN PEWARNA DARI EKSTRAK ETANOL KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) dikompilasi oleh 123dok.com 27/07/2013 6. Wonderful Plants Cinnamon, Indonesian Language Beberapa waktu yang lalu saya pergi ke Asian Food shop yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Maksudnya mau beli kayu manis yang saya tahu bahasa Inggris-nya adalah Cinnamon. Dari pada harus cari-cari karena tak tahu letaknya, saya langsung tanya pada kasir yang kebetulan sedang nganggur tak melayani langganan. Terus saya tanya apa ada cinnamon. Jawabnya adalah kalau cinnamon tak ada yang ada hanya cassia. Terus gadis muda itu menjelaskan cassia kalau untuk masak baunya sama dengan cinnamon dan harganya lebih murah. Jadi saja saya beli satu bungkus. Beberapa hari yang lalu saya kebetulan memasak dengan memakai kayu manis, saya jadi ingat kalau kayu manis itu ada yang jenis cinnamon dan ada jenis cassia. Apa sih bedanya? Terus saja saya cari di internet. Ternyata untuk kebutuhan memasak, keduanya hampir sama dan hampir sulit dibedakan. Namun untuk pengobatan, dianjurkan untuk menggunakan Cinnamon asli karena Cassia mengandung coumarin dalam dosis yang tinggi. Perbandingan antara Cinnamon dan Cassia Cinnamon asli adalah jenis Cinnamomum zeylanicum dan C. verum. Jenis yang asli ini kebanyakanannya ditanam dan diproduksi di Sri Langka. Aromanya lebih harum dan halus serta warnanya coklat muda. Terbuat dari lapisan batang kayu tanaman Cinnamon yang tipis yang digulung rapat kemudian dikeringkan. Karena tipis, mudah dipatahkan dan mudah juga dihancurkan. Jenis yang asli ini harganya jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis cassia. Cassia banyak diproduksi di China Cinnamomum/Cassia aromaticum, Vietnam Cinnamomum/Cassia loureiroi dan Indonesia Cinnamomum/Cassia burmannii. Jika dibandingkan dengan Cinnamon asli, aromanya lebih tajam dan tidak sewangi yang aslinya. Bentuknya tebal dan hanya terdiri dari satu lapis. Warnanya coklat tua kemerahan dan teksturnya keras, lebih susah untuk dipatahkan dan dihancurkan. Cinnamon dan Cassia memiliki khasiat sama seperti misalnya Menurunkan kadar gula darah. Manurunkan kolesterol. Melancaran peredaran darah. Membasmi infeksi bakteri dan jamur. Bagus untuk kesehatan otak dan daya ingatan. Membantu pencernaan. Walau khasiat keduanya sama, tapi ada perbedaan besar karena kandungan coumarin pada cassia tinggi sekali 5% sedangkan cinnamon hanya memiliki kadar coumarin rendah 0,4%. Coumarin bersifat racun dan mengencerkan darah. Jadi untuk mereka yang banyak mengkonsumsi kayu manis untuk kesehatan dianjurkan untuk hanya memakai kayu manis asli yaitu jenis Cinnamon, bukan Cassia. Terlalu banyak dan terlalu lama mengkonsumsi cassia bisa menyebabkan gangguan hati dan darah. Untuk merasakan perbedaan aroma dan rasa kedua macam kayu manis diatas, saya membuat setup buah pir. Satu dibumbui dengan Cinnamon asli dan yang satu lagi memakai cassia. Takaran buah pir, gula dan air keduanya sama. Ternyata perbedaan diantara keduanya tidak banyak dimana aroma dan rasanya mirip satu sama lain. Perbedaan yang ada adalah Yang memakai cinnamon asli, warnanya bening sekali. Aroma dan rasanya wangi lembut tapi lebih terasa. Yang memakai cassia, warnanya sedikit kekuningan. Aroma dan rasanya tidak sewangi dan selembut yang asli Setelah kedua batang kayu manis jenis cinnamon dan cassia ini direbus, perbedaan aromanya semakin jelas. Atas Setup buah Pir dengan Cinnamon. Bawah dengan Cassia Rupanya di Australia dilarang untuk memberi merek cassia sebagai cinnamon. Jadi kalau cassia harus jelas dituliskan sebagai cassia. Oh ya, ternyata cassia yang saya beli adalah produk Indonesia, jadi kemungkinan besar adalah jenis Cassia burmannii. Jadi kesimpulan saya kalau untuk bumbu dapur, cinnamon dan cassia bisa digunakan karena rasa dan aroma yang boleh dibilang sama. Kalau untuk pengobatan dimana kayu manis digunakan dalam jumlah jauh lebih besar, lebih baik digunakan kayu manis asli yaitu jenis cinnamon, bukan cassia karena kadar coumarin yang tinggi. Lalukayu manis atau keningar, selain sebagai pengawet alami juga pengendali gula darah. "Jadi dari ramuan yang diberitahu oleh Pak Menteri, ada yang saya kurangi dan tambahkan, kita sesuaikan apa yang mau ditonjolkan dari madu herbal itu," ucapnya. Diana mengaku, proses pembuatan madu herbal membutuhkan waktu selama 3 hari hingga 7 Manfaat Kayu Manis, Baik untuk Diabetes dan Infeksi MulutSiapa yang tak tahu kayu manis? Selain menjadi rempah pengganti gula, tanaman dengan nama ilmiah Cinnamomum ini ternyata punya manfaat bagi kesehatan. Sebelum mengetahui manfaat kayu manis atau cinnamon, Anda perlu mengetahui kandungannya. Rempah ini memiliki kandungan fitonutrien atau senyawa khas yang hanya ada pada tanaman. Senyawa fitonutrien lah yang memberikan manfaat untuk kesehatan. Berikut daftar kandungan fitonutrien pada rempah yang satu ini. Katekin. Epikatekin. Cineole. 3-Phenylpropanal. Aldehydes. Alpha-Pinene. Anhydrocinnzeylanine. Anhydrocinnzeylanol. Beta-Carotene. Beta-Caryophyllene. Cassioside. Cincassiol-A. Cinnamaldehyde. Cinnamic-Acid. Cinnamtannin. Cinnzeylanine. Cinnzeylanol. Coumarin. Cuminaldehyde. Eugenol. Guaiacol. Hydrocinnamaldehyde. Ketone. Limonene. Linalool. Phenol. Tannin. Selain itu, kayu manis juga mengandung berbagai mineral yang diperlukan tubuh, seperti zat besi, mangan, magnesium, kalsium, dan sulfur. Tahukah Anda?Kayu manis berasal dari Sri Lanka. Pada abad ke-15, rempah ini cukup mahal sehingga banyak diburu dan menjadi barang dagang utama. Manfaat kayu manis untuk kesehatan Karena sering dipakai sebagai obat herbal, manfaat cinnamon untuk kesehatan berpotensi untuk mengurangi masalah kesehatan berikut. 1. Diabetes Meski disebut “manis”, rempah ini dipercaya aman untuk pengidap diabetes. Tinjauan terbitan Diabetes Research and Clinical Practice 2019 menyatakan bahwa cinnamon membantu menurunkan gula darah puasa pada pengidap diabetes tipe 2 dan prediabetes. Hal ini dikarenakan rempah ini mampu membuat tubuh merespon hormon insulin dengan baik. Hormon ini diketahui membantu mengendalikan gula darah. Meski demikian, penelitian terkait kayu manis untuk diabetes menggunakan berbagai metode dengan sampel yang kecil. Oleh karena itu, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keampuhannya. 2. Infeksi gigi dan mulut Tinjauan terbitan Molecules 2020 juga menemukan bahwa manfaat kayu manis membantu melawan infeksi jamur Candida penyebab kandidiasis oral. Infeksi jamur Candida bisa menyebabkan seriawan. Selain itu, rempah ini membantu melawan bakteri P. gingivalis penyebab periodentitis, penyakit infeksi pada gusi yang parah. Tinjauan ini menjelaskan bahwa kandungan linalool, eugenol, alfa-terpineol, dan cinnamaldehyde bekerja melawan bakteri dan jamur. Perlu diketahui, tinjauan ini melihat potensi rempah ini hanya dari 0,04 persen kayu manis yang terdapat dalam pasta gigi dan obat kumur. 3. Penyakit jantung Hipertensi dan kolesterol tinggi bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit jantung, seperti gagal jantung hingga stroke. Kayu manis mengandung cinnamaldehyde dan cinnamic acid yang baik untuk jantung. Kedua kandungan ini mampu menstabilkan tekanan darah dan melemaskan pembuluh darah. Jadi, aliran darah pun lancar dan risiko hipertensi pun berkurang. Tak hanya itu, rempah ini dipercaya menurunkan kadar kolesterol dan lemak pada darah. Berbagai studi yang menyebutkan manfaat ini masih dilakukan pada hewan atau berupa pengujian skala kecil. Jadi, Anda sebaiknya tidak mengandalkan rempah ini sebagai satu-satunya obat hipertensi. 4. Peradangan Radang adalah respons tubuh yang penting untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan tubuh. Meski demikian, radang yang berlangsung lama bisa menimbulkan penyakit berbahaya bagi tubuh. Nah, kayu manis mengandung polifenol. Senyawa ini bersifat antioksidan yang bisa menangkal paparan radikal bebas penyebab kerusakan tubuh. Antioksidan ini ternyata juga berpotensi bekerja sebagai antiradang. 5. Kanker Kayu manis mengandung senyawa yang bersifat antikanker. Tinjauan terbitan European Journal of Medicinal Chemistry 2019 mengatakan bahwa rempah ini berpotensi memicu kematian sel kanker. Selain itu, rempah ini juga mungkin bisa menekan dan mengurangi jumlah sel yang berkembang. Kemampuan antikanker ini berasal dari senyawa eugenol dan cinnamalehyde. Meski demikian, berbagai riset yang dicantumkan dalam tinjauan ini sebagian besar masih menguji coba pada hewan dan sel yang ada di laboratorium, bukan manusia. Oleh karena itu, manfaatnya untuk kanker manusia masih harus diteliti lebih lanjut. 6. Penyakit neurodegeneratif Penyakit neurodegeneratif adalah penyakit yang muncul akibat saraf berhenti bekerja atau bahkan mati. Hal ini biasa dijumpai pada penyakit Alzheimer dan Parkinson. Nah, studi terbitan Journal Of Alzheimer’s Disease 2013 mengamati bahwa kandungan cinnamaldehyde dan epikatekin pada rempah ini bisa menghambat penumpukan protein di otak yang menandakan adanya Alzheimer. Selain itu, cinnamon membantu melindungi saraf dan membuat kadar senyawa di otak. Efeknya, fungsi gerak tubuh bisa lebih maksimal. Meski begitu, studi ini masih diteliti pada tikus maupun laboratorium. Manfaat ini perlu dipelajari langsung pada manusia. 7. HIV Manfaat cinnamon yang berasal dari jenis Cassia dipercaya bisa melawan virus HIV. Potensi ini berasal dari senyawa polifenol. Lagi-lagi, khasiat ini baru diuji di laboratorium, belum pada manusia secara langsung. Terlebih, studi kayu manis untuk HIV juga masih terbatas. Beberapa penelitian yang dilakukan bahkan sudah lebih dari 10 tahun yang lalu. Jadi, perlu dilakukan lagi pengujian terkini. Sebaiknya Anda tidak mengandalkan rempah ini menjadi satu-satunya obat untuk HIV. Efek samping kayu manis Meskipun banyak manfaat, tapi hati-hati dengan efek samping kayu manis berlebihan. Pasalnya, tetap saja suplemen herbal ini dapat menimbulkan efek samping tertentu. Inilah efek samping yang mungkin terjadi. Iritasi pada mulut dan gusi, seperti stomatitis. Dermatitis bila terkena kulit. Sesak napas. Alergi. Bronkitis. Ada pula efek samping yang berkaitan antara kayu manis dan liver. Rempah ini kaya akan coumarin yang meningkatkan risiko kerusakan liver. Tak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter. Cara menggunakan kayu manis Sampai saat ini belum ada jumlah dan cara yang pasti untuk mengonsumsi tanaman herbal ini. Jumlah untuk setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Kayu manis dapat tersedia dalam bentuk kulit yang sudah dikeringkan, minyak esensial, daun, ekstrak cairan, bubuk, dan sirup. Anda pun bisa menyeduhnya di air panas dalam bentuk teh kayu manis. Simpan rempah ini di tempat yang sejuk dan kering, jauhkan dari panas dan kelembapan. Anda harus mengencerkan minyak cinnamon dalam minyak pelarut atsiri untuk mengurangi risiko iritasi. Jangan menggunakan kulitnya sebagai pengobatan pada anak-anak. Penggunaan kayu manis untuk ibu hamil atau menyusui juga sebaiknya dihindari sampai penelitian lebih lanjut tersedia. Interaksi dengan obat Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan. Kayu manis bisa berinteraksi dengan antibiotik, obat diabetes, parasetamol, statin, pengencer darah, dan obat untuk penyakit jantung. Kayu manis merupakan rempah yang memang berpotensi mengurangi risiko berbagai penyakit. Meski begitu, Anda tidak bisa mengandalkan sepenuhnya sebagai obat. Selalu konsultasi dengan dokter mengenai efek penggunaannya. Pastikan pula Anda tidak memiliki alergi kayu manis sebelum mengonsumsinya. lTdmlV.