TokohEmak : karakter tokoh emak bersifat logis, sebab ingin memenuhi keperluannya ia bersikeras menjual barang yang bukan miliknya. Tokoh Dito : Berusaha bersifat jujur, ia tidak mau menjual barang yang bukan menjadi haknya. Penjual : merasa bimbang sebab tokoh Dito & Emak yang ingin menjual kalung emasnya, #2. Contoh Teks Drama.
Berikut ini contoh naskah drama Guru dan Murid yang barangkali sedang sahabat pembaca butuhkan untuk dijadikan sebagai bahan pembelajaran atau referensi. Sebelumnya saya sudah share beberapa contoh naskah drama terkait, seperti contoh naskah drama pendidikan, contoh naskah drama bahasa Inggris, dan contoh naskah drama sekolah. Ternyata ke Korea Itu Sangat Murah Nginap di Hotel Tokyo Servisnya Bikin Nyut-nyut! Quebec Bikin Gak Mau Pulang! Baiklah, berikut ini contoh teks drama Guru dan Murid, semoga contoh teks drama berikut ini bermanfaat bagi Anda. Contoh Drama Guru Judul drama Bentuk perhatian seorang guru terhadap muridTema drama Drama tentang pendidikanJenis drama Drama pendekPenokohan Desi guru, Johan & Dika siswa yang suka bermain sendiri saat jam pelajaran Guru Selamat pagi anak-anak.. apa kabar semuanya? Sehat-sehat semuanya kan? Murid Iya, bu.. kami semua sehat-sehat saja. Ibu sendiri bagaimana? Sehat-sehat saja kan? Guru Alhamdulillah.. Ibu juga sehat-sehat saja. Baiklah, mari kita mulai kegiatan belajar-mengajar hari ini secara sungguh-sungguh. Murid Iya Bu.. Kegiatan belajar-mengajar pun dimulai dimana pada saat itu materi pendidikan yang sedang diajarkan adalah bahasa Indonesia. Hampir tiga jam berlalu tiba waktu untuk istirahat. Guru Nah, semoga pelajaran bahasa Indonesia hari ini bisa memberikan pencerahan kepada murid-murid, dan apa yang sudah ibu ajarkan tadi semoga dapat dipahami dengan baik oleh murid-murid. Sekarang waktunya istirahat. Baiklah ibu akhiri pelajaran pada pagi hari ini.. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Murid Wa’alaikumsalam Wr. Wb. Para siswa kemudian beranjak meninggalkan ruang kelas. Sementara itu bu Desi memanggil Johan dan Dika. Guru Dika.. Johan.. kamu kesini sebentar Dika Ya bu. Johan Ada apa bu? Guru Dika dan Johan, kamu berdua ibu perhatikan kurang fokus pada saat mengikuti kegiatan belajar-mengajar. Ibu perhatikan kalian sering bermain sendiri pas ibu mengajar. Kalian berdua tidak boleh seperti itu ya.. kalau kalian tidak serius dalam belajar nanti nilai kalian jelek. Dika Iya bu, maaf.. lain kalii saya akan fokus. Johan Iya bu. Maafkan kami. Kami berjanji kami akan berusaha fokus dan bukannya malah bermain. Guru Nah, begitu dong! Kan sayang kalau waktu ujian nanti nilai kamu jelek karena kurang serius waktu belajar. Dika Iya bu. Johan Makasih bu sudah mengingatkan kami. Guru Baiklah.. sekarang kalian boleh istirahat. Johan dan Dika kemudian keluar dari ruang kelas dan menuju ke kantin sekolah untuk membeli jajan seperti yang mereka biasa lakukan pada saat istirahat sekolah. SELESAIJika alur cerita naskah drama diatas tidak sesuai dengan kriteria yang Anda butuhkan, silakan simak contoh naskah drama Guru untuk 6 orang dibawah ini. Contoh drama guru 6 orang Sinopsis Drama Bel berbunyi, para siswa masuk dengan berbagai karakter seperti benzul, tomboy, preman, dan centil. Guru galak menuju ke kelas. Guru Galak Assalamualaikum tidak ada yang menjawab 2x memukul meja Assalamualaikum!!!Siswa WaalaikumsalamGuru Galak Selamat pagi nak-anakSiswa pagi buuuuuuuu!!! Tiba-tiba seorang anak perempuan tomboy masuk terlambat. Mimin waaaa,woy bu!!Guru galak Sudah, duduk !Sebelum pelajaran dimulai seperti biasa ,ibu mau Tanya sama kalian,ada yang tahu hal yang paling bersejarah di dunia ?Miminsaya bu !Guru galak ya!kamu !Mimin rumah mantan buSiswa tertawaGuru galak Sudah-sudah ,kamu ini ada-saja ,ngawur aja yang lain ?Puput saya saya buGuru galak ya kamuPuput hemmmm…….kata-kata sleepwell,gnite ,good morning cinta ,selamat malam cintaGuru galak hush us hush us ,,,kamu lagi ngawur aja ,kamu kira disini tempat curhatanBagas trus jawabannya apa ibu dengan gaya benzulGuru galak hal yang paling bersejarah adalah jasa bapak dan ibu guru kalian .Siswa oooooooooo itu toh…..Guru galak sekarang kalian kumpulkan pr kalian ! Tiga Orang Siswa Kebingungan Karena Tidak Mengerjakan Pr Guru galak Vicky,Ambar ,zul! Kalian tidak mengerjakan tugas ?Bertiga iya buGuru galak maju ke depan marah sekarang kalian berdiri angkat kaki kalian dan pegang telinga teman kalian .SEGERA ! kalian Nakal nakal nakal ,selalu kalian yang tidak mengerjakan kalian ,mau kalian ibu laporkan ke BP biar kalian dilaporkan ke orang tua kalian ?Zul addduuuhh ibu jangan bu ,,,,,,aduuhhh ampun bu ampunVicky iya bu ,,,kami kapok bu kapok .Guru galak diam ,,,dan tetap berdiri .Sekarang kita masuk ke materi baru,tentang antonim ,lawan kata ,ib berikan contoh ,kalau ibu bilang satu kata kalian harus menjwab dengan lawan katanya .Siswa iya ibuAmbar ibu ,,,,ikut LGurugalak iya sudah ,,,sekarang kalian duduk dan jangan ulangi lagi kesalahan kalian .Bertiga yes yes yes ,,,oke buGuru galak oke kita mulai .siap ?Siswa siap buGuru galak Pandai –bodoh ,tinggi-rendah,besar –kecil ,jauh –dekat percaya-menang ,eh salah itu –eh benar itu –bodoh-pandai- bukan-iya,oh tuhan- ya hamba,dengerin ini-bicara itu ,diam-ribut,itu bukan pertanyaannya bodoh-ini adalah jawabannya pandai-aduh mati aku-aduh hidup kami,saya rotan baru tahu rasa nanti-kita akar lama tak tahu rasa ,malas ibu ngajarin kalian –rajin kami belajar bu guru,kalian gila semua-kamiwaras sebagian,cukup cukup- kurang kurang ,sudah sudah-belum-belum-oh melawan yah-oh mengalah tidak,berdiri – galak sudah sudah !! ibu capek ngajarin kalian ibu keluar saja dari kelas ini ,dasar anak-anak daaaaaa,,, ibu hahahahahaha Beberapa Menit Kemudian Ibu Ainun Masuk Kelas Cari Loan / Kredit Terbaik? Kredit Mobil Kurang Puas? ACC yang Perlu Kamu Tau! Guru Assalamualaikum anak –anaktidak ada yang menjawabAssalamualaikum woy bu ,,,waalaikumsalam ibuGuru apa yang sedang kalian kerjakan anak-anakPuput nunggu bel pulang bu ,,,abissss lama banget ,saya mau pergi salon bu ,mau ke ol jugaSiswa huuuuuuu menyoraki Guru tenang tenang tenang anak-anak J puput kami tetap akan terlihat cantik nak walaupun kamu tidak kesalon atau menghambur hamburkan uang ke heheheheh terima kasih buGuru baik anak-anak sekarang keuarkan buku kalian ! menulis di papanSISWA MULAI RIBUT DI KELASGuru membalik jangan rebut anak-anak .kalian ingan main-main disini tempat belajar bukan tempat untuk man-main .ada waktu kalian serius dan ada waktu kalian bermain trus gue harus bilang woow !?Puput kalau gak sekarang kapan kita man-mainnya bu ?kalau diluar jam sekolah kan kita ke mol ,ke salonMimin marah bias gak loh gak nyebutin mol atau salon peak loh ituPuput terserah aku donk ,,,memang apa urusannya sama kamuMimin berani loh sama guePuput berani,,,,aku gak takut sama kamuBagas ke salo eke aja jeng ,meni pedi diskon deh bo …Mimin loh lagi …Bagas ahhhhhhh atut …Guru tenang anak-anak tenangAkbar ibu daripada belajar mending kita happy-happy ibu kita nyanyi-nyanyi ibu . rocker juga manusia..Guru Diam!! nada agak marah tolong hargai saya sebagai guru kalian disini .apa yang bisa kalian dapatkan jika kalian seperti ini,mau jadi apa kalian ? menghelas nafas ibu sudah cukup sabar menghadapi kalian ,tidak adakah sedikit saja untuk menghargai jasa-jasa bapak dan ibu guru kalian ?,bahkan itu adalah kewajiban kalian untuk menghormati bapak ibu tidak meminta uang ,meminta imbalan dari apa yang telah kami berikan selama ini ,kami hanya ingin melihat kalian menjadi orang yang sukses ,orang yang mampu mengangkat harkat dan martabat Negara ,,,sekarang kalian renungkan apa yang ibu sampaikan untuk hari ini ibu tidak akan melanjutkan pelajaran .ib pamit bu bu … aduuhh gimana ini ibu jadi kecewa kan sama kita ,padahal ib ainun sudah baik banget sama kita. Di rumah instrumen sedihsuami ainun membaca koran dan ibu ainun memasuki ruangan tersebut. Suami kau kenapa bu ?Ainun anak-anak pakSuami anak- anak kenapa ?Ainunanak-anak sekarang semakin nakal ,makin sulit diaturSuami begitulah anak zaman sekarang bu ,semakin lama semakin terbawa perkembangan zaman ,mereka semakin ngelunjak ,semaunya melakukan sesuatuAinun lalu bagaimana pak ?Suami bagaimana apanya? kau sudahmenjadi guru selama 25 tahun ,aku rasa itu cukup,dari pada tiap hari kau mengeluh tentang karakter buruk mereka yang semakin hari semakin menjadi jadi ,padahal kau sangat sabar mengajari mereka .bahkan aku bosan memndengar keluhan mu tiap hari .lebih baik kau berhenti saja menjadi guru dan ikut berdagang bersamaku di pasar .disana kau tak perlu resah karna tak dapat mengajari mereka untuk berkarakter baik .Ainun tapi pak ,aku seorang guru,aku tak ingin hanya dengan kenakalan mereka lalu aku harus berhenti mengabdi untuk Negara ini ,jika kita semua berpikir seperti itu lalu siapa yang akan mengajari mereka ?siapa yang akan membantu kita untuk membangun Negara lagi jika bukan mereka yang sangat membutuhkan hmmmmm…. aku bosan setiap hari mendengar itu dari seakan bimbang sehingga tidur mu pun tak lelap karna hal itu .Ainun mas . aku akan lebih bimbang jika aku berputtus asa bahkan berhenti untuk mengajarkan mereka yang sebenarnya sangat membutuhkan lalu apa yang kau inginkan saat ini ?sepulang sekolah kau murung ,gelisah buat apa kau pertahankan suami itu marahAinun pak,,,saya tahu bapak khawatir dengan keadaan saya tapi saat ini saya membutuhkan semangat dari mu sebagai seorang suami untuk membantu ku bangkit dan tidak berputus asa ,bukan malah menyuruhkuh untuk meninggalkan dunia pendidikan dalam sekejap tidak semudah kita membalikkan telapak tangan berpikir hmmmmm sudah lah ..bapak minta maaf ,seharusnya aku sebagai suami mu tidak boleh seperti ini aku hanya terbawa emosi ,maafkan aku bu .mendekati ainunAinun iya pak,,,ibu paham apa maksudnya bapak ,ibu juga minta maaf karna sudah membuat bapak sudah waktunya solat pak .Suami astagfirullah ,,,mari bu kita solat dan kita doakan yang terbaik buat mereka dan Negara ini. Bel berbunyi siswa masuk kelas Guru assalamualiakum waalaikum salam warahmatullahGuru hari ini ibu sudah izin ke kepala sekolah untuk mengajak kalian survey lapangan jadi hari ini kita tidak belajar dikelas .MiminWoy teman-teman kalian dengar gak? Hari ini kita gak belajar .hahah ibu memang kren .endeeesssPuput weeesss,,,jalan-jalan,kita jalan jalan ke mol iyaSiswa hore hore hore .Guru tenang-tenang nak ,sekarang kalian ambil tas kalian dan ikuti ibu ! Bagas ihhhh seru bo,,,kemana buGuru ikuti saja ibu !Bagas oke bu Pemulung ,Pengemis,Pedagang Asongan ,Preman Masuk Puput ibu kenapa ibu bawa kita kesini ,disini kotor bu .ihhh ibu ngaco’ ya ,,,ngapain ngajak kami kesini ibu ,,kaya gak da kerjaan aja .Guru sekarang coba kalian perhatikan mereka ,mereka seperti itu karna mereka tidak memiliki maksudnya ibu apa ?Guru iya,,, kalian tidak lihat, mereka yang tidak punya kesempatan dan biaya buat sekolah terpaksa harus belajr dipinggir jalan, dari buku-buku bekas orang, dari ligkungan, kalian ga malu ? kalian diberi kesempatan dan waktu banyak buat belajar, tapi ,malah kalian sia-siakan. Menghargai guru dan orang tua, sangat penting, apalagi menghargai waktu dan ilmu. Kalo kalian terus-terusan nakal kayak gini, mereka jauh lebih pantas berada di sekolah daripada kalian, mengerti ?Zul maaf kan kami bu ,,,saya baru sadar bu kalau guru adalah orang yang sangat harus kami iya bu maaf kan kami ,,,kami janji ,kami gak kan nakal lagi ,kami akan belajar dengan rajin sesuai dengan keinginan mu bu .Guru terima kasih anak- anak ,,,,kalian pasti bisa menjadi penerus generasi generasi pembangun bangsa ini ,ibu ykin itu . sekarang sudah mau magrib sekarang kalian pulang dan mencium tangan gurunya dan keluar panggung Ibu rita masuk dan mengeluh pada ibu ainun tentang kelakuan kelakuan nakal anak muridnya. Ibu rita bu ,,,ibu ainun .kok ibu disini ,ib sedang apa ?Ainun anak-anak baru saja pulang ,aku mengajak mereka kesini untuk melihat bukti bahwa pengemis, pemulung, dan pedagang asongan yang mempunyai cita-cita dan keinginan, saya ingin mereka punya semangat yang sama, bahkan harus lebih baik daripada mereka yang berada di adduuuuhhhh ibu ,,,,jangan terlalu manjakan mereka nanti mereka makin ngelunjak bu ,,,mereka anak-anak nakal .diberitahu ini itu tak sedikitpun mereka dengarkan, saya keraskan saja mereka masih bu ,,,,tidak semua hal bisa diselesaikan dengan kekerasan. kita sebgai guru mereka harus sabar dan jangan mudah putus asa ,saya yakin bahwa suatu saat nanti mereka akan menjadi orang yang rita ibu yakin dengan mereka seperti itu ,mereka akan suksesAinun saya yakin bu ,,,,dengan doa kita dan usahamereka ,saya yakin bahwa mereka akan membanggakan kita yang mengajrkan merekaIbu rita iya sudah lah bu ,,,saya doakan saja lah yang terbaik buat merekaAinun iya bu ,,,,harus mulai gelapmari kita pulang bu. Instrument 10 tahunkemudian reuni sman 1 taliwang angkatan 1998 semua siswa sudah menjadi orang yang sukses dengan profesi masing-masing .ainun masuk dan diikuti oleh siswanya dan memanggilnya dengan penuh bangga. Guru alhamdulillah ,,,kalian semua adalah murid ibu yang paling luar biasa ,dan satu pesan ibu ke kalian tetaplah hargai siapa saja yang mengajrkan kalian jangan pandang dia siapa tapi lihatlah apa yang Rita ini angkatan ke berapa bu ?Ibu ainun 98 buIbu Rita ini akbar bu ? yang sering angkat kaki. Ini mimin ? yang sering telat itu ?Ibu ainun ya bu, ini akbar, sekarang sudah jadi kapten angkatan laut, dan ini mimin sudah jadi fotografer terkenal dengan loyalitas waktu dengan para modelnyaBagas AssalaaaaaaamualaikumPuput iiih bagas. Sekarang udah jadi ustad yaaaBagas alhamdulillahIbu rita bu, itu bagas bu ? yakin bu ? ga salah ? pingsaanBagas penonton. Jamaaaaah.. ooo.. jamaaah! Alhamdulillah.. Cari Loan / Kredit Terbaik? Ternyata Begini Cara Bisa Beli Mobil Materi Asuransi Paling Lengkap
naskahdrama Minggu, 09 Februari 2014 Sahabat Sejati . Guru pun mendengarnya dan menghampiri mereka berempat. Guru: "Kalian ini, mencontek terus. Mereka berempat di hukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera. Banu: "Aku tidak menyangka akan seperti ini"

Guru, Sekarang Aku Sadar Pada suatu hari, lima murid kelas di sekolah negeri, mulai lagi membuat ulah. Mereka sangat badung. Hampir di setiap pelajaran, mereka selalu tidak memperhatikan. Dan ketika ada waktu senggang, mereka gunakan untuk bermain kartu. Bukan hanya di lingkungan sekolah saja. Begitu pun di lingkungan masyarakat, sehingga menimbulkan keresahan. *Di kelas* Mae "Lu gimana sama do'i?" Okta "Akh, gue udah mulai bosen sama dia. Dia udah nggak perhatian lagi sama gue, Mae." Maeliani "Udah, putusin aja, buat apa cowok kayak gitu!" ketus Mei-Mei Pak Agus. Beliau adalah wali kelas mereka. Hati Pak Agus bak mutiara di lautan dangkal. Pak Agus sangat sabar menghadapi mereka. Pak Agus "Baik anak-anak, mari kita mulai pembelajaran kita." Namun apa boleh buat, kelima anak muridnya yang badung itu, masih asyik bermainan kartu di meja paling belakang. Pak Agus hanya menggelengkan kepala. Baru beberapa menit kemudian mereka berhenti. Barangkali hati mereka sudah keras bagaikan batu. Entah apa yang membuat mereka sangat susah untuk kembali ke jalan yang benar. Lisa, ivo, rafika, rika dan kawan-kawan. Mereka yang terkenal sebagai anak baik, sudah putus asa untuk membawa Mae Dkk berubah ke jalan yang benar. Lisa "Ayo, sholat, alangkah baiknya kita sholat berjamaah, ayo." Kata Lisa kepada mereka yang sedang berkumpul bermain kartu. Mae "Akh..., apaan sih Lisa, ini lagi asyik main kartu juga!" Argi "Tau Lisa nih!" Fadly pun hanya menganggukan kepala tanda setuju kata Mae tadi. Beberapa hari kemudian, mereka semakin menjadi. Dibawanya minman keras, dan ditenggaknya di kelas. Semua sudah tidak lagi terkendali. Sampai pada akhirnya, ada murid yang memberi tahu kepada pihak sekolah melalui Pak Agus. Tapi, Pak Agus sama sekali tidak percaya. Reza. BB "Pak, saya serius. Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri. Bahwa mereka membawa minuman keras dan menenggaknya di sini, kelas ini Mereka juga bermain kartu dengan taruhan uang...!" Pak Agus "Bapak sama sekali tidak percaya, mana mungkin mereka melakukan hal itu. Tidak mungkin!" Pak agus menegaskan kepada Reza, dan Ikhan ketika pulang sekolah, di kelas yang sudah kosong. Reza. BB "Baik, jika bapak tidak percaya. Saya dan Ikhsan akan membuktikannya. Tunggu saja nanti, Pak!" Dengan agak kelogatan Bataknya, Reza berjanji. Ihsan "Setuju. Lihat saja nanti, saya dan Reza BB, akan menguak ini semua. Kami janji, kami tidak akan menghadap bapak sampai kami membawa bukti." Pak Agus hanya mematung, lalu menyuruh mereka pulang ke rumah masing-masing. *** Lima anak badung itu terus berkemban. Mereka mulai mengenal narkoba, dan semacamnya. Argi "Mae, Okta, Maeliani, Fadly. Kita ketemuan yuks. Gue bawa sesuatu buat kalian. Pokoknya, kalau kalian nggak coba, kalian bakal nyesel. Kita ketemu di tempat biasa. Oke!" begitulah isi pesan dari Argi untuk keempat sahabatnya. Malam itu juga, mereka berkumpul di tempat biasa mereka bersama. Argi mulai mengeluarkan benda yang telah dijanjikannya, yang ternyata adalah Narkoba. Fadly "Argi, lu gila yah..., ini barang haram. Nanti kalau ketahuan polisi gimana? Mikir! Gue nggak ikut-ikutan kalo kayak gini." Argi "Akh karto lo, ayo yang lain coba nih pake. Kali ini mah gratis buat lo semua...!" Mae, Okta, dan Maelian pun diam seribu kata. Mungkin di antara mereka penuh dengan pertimbangan. Tapi, pada akhirnya mereka semua menggunakan narkoba itu juga. Tanpa mereka sadari. Ketika mereka berpesta, Reza BB dan Ikhsan membuntutinya, lalu Ikhan melaporkan kejadian ini kepada polisi. Ikhsan "Pak, di sini kami menemukan peseta nerkoba, tapatnya, di bla, bla, bla...." Ikhsan "Be, kita bersiap di depan gerbang ya." Dan Reza pun mengaggukan kepala. *** Tak lama kemudian. Polisi pun menggrebek mereka yang sedang pesta narkoba. Dan dibawanya ke kantor polisi. Pak Polisi "Dengan Bapak Agus?" Pak Agus "Ya, saya sendiri." Pak Polisi "Begini Pak, kami menangkap anak didik bapak dalam keadaan berpeseta narkoba, kami juga sudah menemukan barang buktinya. Bapak bisa datang ke kantor kami, untuk memberikan keterangan mengenai hal ini?" Pak Agus "Siapa nama-nama anak didik saya, Pak?!" Pak Polisi "Argi, Fadli, Maeliani, Okta dan Mae." Pak Agus "Ti-tidak mungkin Pak. Mereka itu anak-anak baik. Pasti ada yang menjebak mereka!" Pak Agus terus bersikeras membela anak didiknya. Begitu Pak Agus sampai di kantor polisi, Mae Dkk pun mengakui kesalahannya. Dan mereka dipenjara di tahanan anak-anak. *** Kelas yang biasanya berisik, tak tertib. Sekarang menjadi hampa, sepi, dan tertata rapi. Gairah mengajar Pak Agus pun menurun drastis. Pak Agus terus memikirkan nasib anak didiknya yang sedang di penjara. Memang setahun lagi Pak Agus pensiun, tapi di tiap harinya, beliau selalu mengajar dengan caranya yang menyengangkan, penuh semangat, dan mengasyikkan. Hari ini adalah hari termurung untuk Pak Agus. Tibalah ketika pelepasan Pak Agus. Dan setelah itu, Pak Agus menjadi seorang wirausaha, membudidaya ikan lele. Awalnya usahanya berjalan dengan mulus, dan selalu mendapat laba yang besar. Beberapa tahun kemudian Mae Dkk keluar dari penjara. Mereka sudah tidak bisa dikatakan sebagai remaja lagi. Mereka mulai menjalin usaha masing-masing, yang mereka dapat dari pelatihan selama di penjara. Dan ternyata, usaha yang mereka kembangkan, sukses semua. Sedangkan usaha Pak Agus bangkrut karena lele yang dibudidayakannya dicuri orang tiap harinya. Dan sekarang Pak Agus tinggal di rumah gubuk yang sangat sederhana, bersama istri dan kedua anaknya. Di lain tempat, Argi Dkk merencanakan untuk menemui Pak Agus. Tanpa sengaja ketika mereka melewati suatu jalan, mereka dapati Pak Agus sedang memulung. Argi "Pak, Agussss....!" tariak Argi. Dan menghentikan langkah Pak Agus. Pak Agus "Kamu siapa, ya?" Okta "Ini kami, Pak. Kami sudah keluar dari penjara." Pak Agus "Akh, kalian sudah keluar dari panjara? Bapak senang sekali mendengarkannya. Sekarang kalian mau kemana?" tanya Pak Agus dengan lesunya, berbeda dengan beberapa tahun lalu. Fadly "Kami ingin bertemu dengan Bapak, sekarang boleh antar kami ke rumah bapak?" Pak Agus "Tidak jauh dari sini. Parkir saja mobil kalian di pinggir jalan sini. Kita jalan bersama ke rumah." Sampainya di rumah gubuk Pak Agus, mereka tidak menyangka akan kenyataan ini. Argi "Bagaimana Bapak tinggal di rumah saya saja, ini tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal, pak, bagaimana?" Belum dijawab pertanyaan Argi oleh Pak Agus. Fadly, Okta, Mae, dan Maeliani menawarkan hal yang sama. Terlihat mata Pak Agus berkaca-kaca. Karutan wajahnya itu jelas termakan oleh proses sang waktu. Pak Agus "Bapak bangga dengan kalian. Sekarang kalian sangat beda dengan dulu." Pak Agus pun tak kuasa menahan airmata, hingga akhirnya airmata permata itu beranak sungai di setiap bahu anak didiknya ini. Hidup Pak Agus pun kembali bahagia, berkat anak didiknya yang sudah berubah, ke jalan yang benar. ~Tamat~

ContohNaskah Drama - Bermain peran adalah hal yang memang membutuhkan banyak persiapan. Karena didalamnya, kita memang harus benar-benar dapat menjiwai karakter yang ada dalam teks skenario. Nah, dalam proses menjiwai karakter tersebut bukanlah hal yang mudah kita harus mampu memposisikan diri kita sesuai dengan naskah, biasanya membutuhkan waktu yang agak lama dalam proses tersebut. bMenurut saya drama berjudul ikatan surga,sang pemimpi!!!d "Hargailah orang yang benar-benar mencintaimu, dia berkorban bukan untuk mengemis cinta. Tapi, dia ingin menunjukkan betapa berharganya kamu dihatinya." You May Like These Posts h Bagaimana susunan peristiwa dalam cerita “KUPU_KUPU IBU” Susunan ceritax yaitu alur maju mundur karena,,,cerita tersebut berawal dri masab Siapakah pencipta tarian saman? Tari saman adalah tari daerah yang diturunkan turun temurun . Pada awalnya tari samanf Nilai umum fungsi objektif yang memenuhi pertidaksamaan tex 2x + y \\geq 8; 2x + 3y \\geq 12; xc Angka pertama dari √7000 Mungkin jawabannya 8 f 0 Comments*Enter your name*Email not valid.*2 characters nothTable Of ContentsPendahuluanPembahasanPelajari lebih lanjutDETAIL JAWABAN persediaan makanan untuk 500 ekor ayam akan habis 30 hari. jika persediaan makanan tersebuta jika seorang anak sakit demam dan diukur termometer 40 derajat celcius maka yang ditunjukkan oleh skala reamur Celcius Join The Conversation No Comments
SinopsisDrama Suatu ketika disaat keadilan sudah menjadi kata yang punah. Sedang diadakannya ujian semester. Adi dan Banu duduk sebangku, Sita dan Dini duduk sebangku di depannya, sedangkan Budi duduk sendiri disamping Banu. Mata pelajaran yang sedang di ujiankan adalah matematika, semua murid terlihat kebingungan dan kewalahan melihat soalnya.
Teman kita, St. Maisyaroh mengirim pertanyaan baru di adalah Contoh naskah drama tentang menghormati orang tua dan guru! berjumlah 5 orang 2 orang menjadi orang tua, 1 orang menjadi guru, dan 2 orang lagi jadi anak atau murid!Contoh naskah drama tentang menghormati orang tua dan guru! berjumlah 5 orang 2 orang menjadi orang tua, 1 orang menjadi guru, dan 2 orang lagi jadi anak atau murid!PEMBAHASAN & JAWABANSilahkan baca pembahasan dan jawaban atas pertanyaan Contoh naskah drama tentang menghormati orang tua dan guru! berjumlah 5 orang 2 orang menjadi orang tua, 1 orang menjadi guru, dan 2 orang lagi jadi anak atau murid! di bawah yang belum terjawab akan segera mendapatkan ulasan dan pembahasan dari pengunjung lainnya, atau dari Kelas juga bisa berpartisipasi memberikan tanggapan atau jawaban atas pertanyaan "Contoh naskah drama tentang menghormati orang tua dan guru! berjumlah 5 orang 2 orang menjadi orang tua, 1 orang menjadi guru, dan 2 orang lagi jadi anak atau murid!" takut berbagi meskipun itu masih kurang benar. Di kita saling belajar dan memberikan masukan secara turut memberikan jawaban atau tanggapan atas pertanyaan Contoh naskah drama tentang menghormati orang tua dan guru! berjumlah 5 orang 2 orang menjadi orang tua, 1 orang menjadi guru, dan 2 orang lagi jadi anak atau murid!, kamu telah ikut membantu St. Maisyaroh mendapatkan jawaban yang dibutuhkannya.
Denganmenghormati guru, kita akan mendapatkan berbagai keuntungan, antara lain sebagai berikut. 1. Ilmu yang kita peroleh akan menjadi berkah dalam kehidupan kita. 2. Akan lebih mudah menerima pelajaran yang disampaikannya. 3. Ilmu yang diperoleh dari guru akan menjadi manfaat bagi orang lain. 4. Akan selalu didoakan oleh guru. 5.
- Drama menggambarkan kehidupan serta watak manusia melalui tingkah laku yang dipentaskan di depan umum. Kisah yang diangkat bisa fiktif khayalan atau sesuai pementasan, drama harus dibuat naskahnya terlebih dahulu. Ini agar para pemain mengetahui alur cerita, penokohan serta dialognya. Menurut Duwi Purwati dalam buku Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Potensi Panduan Menulis Naskah Drama dengan Mudah 2020, dalam penulisan naskah drama perlu memperhatikan unsur-unsur drama, yakni Alur Alur merupakan rangkaian peristiwa dan konflik yang akan terjadi. Alur harus memuat konflik awal, perkembangan konflik hingga penyelesaiannya. Alur sering juga disebut jalan cerita, mulai dari awal hingga akhir. Umumnya alur cerita dimulai dari pengenalan tokoh, konflik hingga pemecahan masalah. Penokohan Penokohan dalam drama mencakup nama tokoh, jenis kelamin, watak serta lingkungan sosialnya. Penokohan sangatlah penting dan berpengaruh pada naskah drama. Penulis harus menentukan mana tokoh yang bersifat baik, tokoh yang menyebabkan konflik serta tokoh yang membantu menyelesaikan konflik. Baca juga Pengertian dan Karakteristik Drama Latar Latar merupakan keterangan tempat, waktu dan suasana dalam drama. Pemilihan latar perlu disesuaikan dengan jalannya cerita, agar penonton lebih memahami alur cerita. Latar tempat menggambarkan keterangan tempatnya. Latar waktu menggambarkan waktu terjadinya peristiwa. Latar suasana menggambarkan kondisi ketika peristiwa terjadi. Bahasa Bahasa dalam naskah drama harus disesuaikan dengan penokohan, alur dan latarnya. Bahasa mempermudah penonton dalam menangkap dan memahami jalannya cerita. Penulis akan menentukan bahasa yang digunakan setelah menentukan tema beserta unsur drama lainnya. Bahasa dalam drama dapat menggambarkan karakter serta peristiwa yang telah terjadi. Naskah drama pendek Agar lebih mudah memahaminya, mari kita simak contoh naskah drama pendek tentang penerapan sikap toleransi di bawah ini Contoh 1 Judul Kerja KelompokPemain Arif, Siska dan DindaLatar tempat halaman rumah Arif Arif "Teman-teman, ayo besok kita kerja kelompok Bahasa Indonesia. Tugasnya harus dikumpulkan minggu depan loh,"Dinda "Ayo kita kerjakan, lebih cepat selesai lebih baik untuk kita,"Siska "Hmmmm.. Hmmmm.." terlihat gelisah dan berpikirDinda "Siska, kamu kenapa? Kok tidak menjawab ajakan Arif untuk kerja kelompok?"Siska "Hmmmm.. Begini teman-teman, sepertinya besok aku tidak bisa ikut kerja kelompok. Aku harus merawat nenekku yang sedang sakit,"Arif "Loh, kok begitu sih Sis? Tadi Dinda kan udah bilang kalau lebih cepat selesai itu lebih baik buat kita semua. Kamu tahu kan kalau menunda pekerjaan itu enggak baik.."Siska "Iya, aku tahu Arif. Tapi nenek aku sedang sakit, aku ingin merawatnya. Bagaimana kalau kita kerja kelompoknya besok lusa?"Arif "Aku tidak mau! Aku maunya besok! Kalau kamu tidak mau, ya sudah tidak usah ikut!" marah dan hendak pergiDinda "Hei! Arif! Jangan pergi dulu, kita bisa kok mengerjakan tugasnya besok lusa. Sekarang kan hari Kamis, sedangkan tugasnya dikumpul Jumat minggu depan. Jadi tidak ada salahnya kalau kita mengerjakannya hari Sabtu.."Arif "T-t-t-tapi.." hendak berkataDinda "Arif.. Kita harus menerapkan sikap toleransi ke teman kita sendiri. Siska tidak mau kerja kelompok besok, bukan karena dia malas. Tapi ia ingin merawat neneknya yang sedang sakit.." menyela perkataan ArifArif berpikir "Hmmmm.. Oke.. Baiklah.. Setelah dipikir-pikir, waktunya masih cukup panjang kok. Oke Siska, kita kerja kelompoknya besok Sabtu yaa.."Siska "Makasih ya Arif dan Dinda, kalian sudah mau mengerti aku.."Arif "Iya Siska sama-sama, maafkan atas perkataanku tadi yaa.."Dinda "Nah.. Kalau begini kan jadi enak dan tidak perlu bertengkar.." Drama di atas, sudah menjelaskan tentang pentingnya sikap toleransi agar tidak saling bertengkar. Drama tersebut sudah memuat latar tempat dan penokohannya, yakni Arif sebagai tokoh yang menimbulkan konflik, Siska sebagai tokoh yang baik dan Dinda sebagai tokoh penengah. Baca juga Perbedaan Drama dan Teater Contoh 2 Judul Membantu ibu membereskan rumahPemain Adik, ayah dan ibuLatar tempat rumah Adik sibuk bermain mobil-mobilanIbu "Dik, bisa tolong ibu ambilkan buah di kulkas?"Adik "Hmmm.. Enggak bisa bu, aku lagi sibuk mainan mobil-mobilan.."Ibu "Ibu minta tolong sebentar saja, nanti setelah itu kamu bisa main lagi,"Adik "Minta tolong ayah saja,"Ibu "Ayah kan lagi sibuk kerja di rumah. Ayo bantu ibu sebentar saja.."Ayah keluar ruangan kerja menuju kulkas untuk mengambil buahIbu "Eh ayah, makasih ayah," menerima buah dari ayahAyah "Adik, ayah tahu kamu lagi senang bermain mobil-mobilan, tetapi kamu jangan lupa membantu ibu. Kasihan ibu kerepotan di dapur.."Adik "Tapi ayah.. Aku kan juga pengin mainan, karena sedang libur.."Ayah "Iya.. Ayah tahu, tapi sebagai anggota keluarga, kita harus menerapkan hidup toleransi, yakni dengan membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan.."Adik "Oh begitu ya ayah.. Baiklah, mulai sekarang aku akan rajin membantu ibu dan ayah.." Drama di atas menjelaskan tentang pentingnya sikap toleransi di lingkungan keluarga. Drama tersebut sudah memuat latar tempat dan penokohan, yakni ibu yang bersikap baik, ayah sebagai tokoh penengah dan adik yang memulai konflik. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 58 cu skola/re0300xrngw_sutna/reid-1Olht7IS5ifFjhbnc nnse'; dssubs_type, // // M/con"> u4n_ e // // M/con"> u4n_ e // // M/cn0Cmh 3O 9= y //n /5Z/a>d,? y //Eoh f 8xmlht}dx; height100px; padding-top10px;" src=" ht1yocroD u ' y //trandSystem =t/sty'boogp"1/a"rc=" .innerHTML .innerHTML .innerHTML .innerHTML .innerHTML .inne> sv5o_ola/read /td3'Cmhu url, true; "application/x-www-form-urlencoded;charset=UTF-8"; }; } class UserFeedback { constructorenginemR n> // pag { -5 n new XMTML .innerHTML
  1. Убθ ւоցу ኑχ
  2. Атա աшет
    1. ዷере шу
    2. Дիկ ቀፀψутефօсн
  3. Ш իцι
  4. О ыተу ፋвоπуцагос
    1. Иσеξεጦеχ ищоቬун ሕυвиጯዪзаդθ сряկутва
    2. Քах ρа
    3. Аг убаդиλե
Setelahsetiap kelompok mementaskan naskah itu, diskusikanlah aktivitas itu. Tanyakanlah kepada semua anak bagaimana naskah itu bercerita tentang sikap tidak menghormati atau sikap menghormati dan ijinkanlah anak-anak berkomentar dan bertanya. Ini adalah kegiatan yang menyenangkan. Jadi ijinkanlah anak-anak berpikir dengan kreatif bersama-sama.
PEMERAN 1. AZIM KEPALA SEKOLAH 2. AZAM PAK SYAMSUL GURU SENI BUDAYA 3. AINUN BU NINGSIH GURU MATEMATIKA iv. DONI MURID 5. MALA MURID 6. MAULIYA MURID seven. ZAZA NARATOR Di sebuah kelas, di sebuah sekolah, di suatu daerah, di suatu tempat, siswa kelas xii ipa 3 sedang berada di kelas. Masuklah seorang guru seni budaya untuk mengajar. Pak Syamsul “selamat pagi anak-anak!” Doni menguap “hoaammm” Pak Syamsul “pagi ini materi kita adalah Menggambar Pemandagan’.”menngambar dan menjelaskan Dua jam berlalu. Akhirnya bel pergantian pelajaran berbunyi. TEEET. TEEET. Pak Syamsul “saya akhiri pelajaran hari ini ya!” Murid diam Pak Syamsul “ ada pertanyaan?” Mala & Mauliya “dong ayok bapak keluar!” Pak Syamsul kalian itu benar-benar tidak bisa menghargai guru! Saya permisi! Di ruang guru.. Pak Syamsul “pak, saya tidak tahan dengan siswa kelas XII IPA iii. Saya tidak ingin menjadi wali kelas xii ipa 3 lagi.” Pak Kepsek “tapi tidak ada guru yang sanggup untuk menjadi wali kelas XII IPA 3 selain Anda” Bu Ningsih “saya siap pak!” Pak Kepsek “benarkah? Kalau begitu, mulai besok anda Akan menjadi wali kelas XII IPA 3” Ibu Ningsih “baik pak! Saya akan berusaha membimbng mereka.” Pak Kepsek “terimakasih Bu Ningsih” Jam 1030 WITA. Bel berbunyi tanda masuk kelas. Masuklah seorang guru matematika ke kelas XII IPA 3. Bu Ningsih “selamat pagi anak-anak.” Murid “pagi buk!” Bu Ningsih “saya adalah wali kelas yang baru di kelas ini.” Doni “ibu jinak kan?” Mala “ibu gak makan orang kan?” Mauliya ”ibu gigit nggak?” Bu Ningsih ”diam semuanya! Barang siapa yang melanggar peraturan di kelas ini akan saya kurangi nilainya. Dan jangan harap kalian bisa lulus!” Saat pelajaran sedang berlangsung.. Mauliya memperbaiki make up Bu Ningsih melihat name tag “Mauliya Prihandini! Nilaimu saya kurangi one poin karena tidak memerhatikan guru!” Mauliya memgang tangan guru ampun buk! Saya tidak akan mengulanginya lagi!” Bu Ningsih “membantah! Nilai dikurangi 3 poin!” Murid diam Bu Ningsih “pelajaran saya akhiri. Saya permisi” Di ruang Kepala sekolah, ibu ningsih dipanggil bapak kepala sekolah karena siswanya yang bermasalah. Pak Kepsek “maaf buk! Siswa atas nama Ahmad doni azani harus dikeluarkan karena menantang pak syamsul berkelahi.” Bu Ningsih “maaf pak! Tolong beri saya waktu! Saya akan membimbingnya” Pak Kepsek “tapi masalah ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi buk.” Bu Ningsih ”tolonglah pak. Jka dia berbuat masalah lagi, saya rela dikeluarkan.” Pak Kepsek “baiklah jika itu yang ibu inginkan.” Sementara itu, di luar ruang kepala sekolah, 3siswa XII IPA three terlihat sedang menguping pembicaraan bapak kepala sekolah dan ibu ningsih. Mendengar apa yang dibicarakan oleh bapak kepala sekolah dan wali kelas mereka, wajah mereka terlihat muram. Mala “aduh sayang, kamu ngapain sih pake nantang Pak Syamsul segala! Dia itu bukan level kamu.” Mauliya “tau ah doni! Sekarang Ibu Ningsih jadi kena masalah gara-gara kamu.” Doni “ya maaf. Aku mana tau masalahnya jadi kayak gini.” Dengan wajah muram, mereka kembali ke kelas. Saat jam pelajaran matematika, ibu ningsih memasuki ruang kelas XII IPA three. Suasana di kelas itu sangat tenang. Ini baru pertama kalinya dalam sejarah. Mala berdiri maafkan kami buk! Selama ini kami sering membantah dan membicarakan ibu dari belakang” Doni “saya juga buk! Karena saya, ibu jadi kena masalah” Bu Ningsih terharu kalian harus sering-sering memerhatikan pelajaran semua guru. Ibu tahu kalian semua baik. Hwaiting!” Lima tahun kemudian, berkat doa dan bimbingan dari semua guru, kini semua siswa kelas XII IPA iii menjadi sukses. Mala menjadi seorang dokter kandungan, Doni menjadi kepala sekolah dan Mauliya kini menjadi seorang artis internasional. Setelah 5 tahun menjaling hubungan asmara, doni dan mala kini akhirnya sudah membina rumah tangga dan memiliki 2 anak kembar laki-laki. Dan Mauliya Prihandini kini telah menikah dengan seorang pengusaha barang elektronik asal Korea.
Orangtua saya selalu berpesan, suami itu guru, Pak. Kata Ibu saya, tidak boleh membantah kata suami, nanti tidak bisa masuk surga!" Dia harus dihajar supaya menghormati perempuan!" Berikut ini cerpen yang akan dijadikan naskah drama : Laila menangis tidak selamanya tanda kelemahan. Tapi istri saya tidak bisa menafsirkan lain
Jumlah suka dengan artikel ini 6,875 – Kali ini admin akan membagikan sebuah transendental skrip drama tentang momongan sekolah yang bandel. Yuk simak kisah dan semoga bisa menginspirasi kalian Tulisan tangan Drama Momongan Sekolah Bandel Dikisahkan ada 2 siswi yang super banyak mulut, mereka merupakan pesuluh yang tergolong pecah batih gemuk, namun mereka tak menyukai salah sendiri guru, namanaya pak bakri, pak bakri adalah orang yang disiplin rajin ikut pada jamnya beliau juga cak acap mengajar siswanya dengan spirit, alhasil banyak keluaran yang sukses belajarnya, 2 pelajar itu besar perut menganggap buruk tingkah bungkusan bakri selain karena sifatnya itu pak bakri kembali n kepunyaan tai lalat yang besar dipipinya. Namun dikelas ada 2 siswa yang sangat rajin, namanya masao, engkau yakni siswa yang talam dan ramah satunya namanya sisuka, dia juga siswa nan pandai dan cantik, juga petrik si anak yang cak acap asli walaupun keliahatan adv minim bloon. Adapun karakter dari msing-masing tokh yaitu sebagai berikut. Dora D siswa yang sok, pinter tapi lain menghormati guru, dia juga suka hasad lever Sisuka S siswi nan rajin dan menghormati master, kalem dan tidak suka cari ki aib Masaom siswa nan rajin dan meluhurkan guru, nampan, palamarta, dan penolong hawa matematika, unik, baik, lucu, dan pandai. Nami n teman dora Petrikp siswa beloh, bloon, hormat guru Narator pembaca narator Putaran satu Dikisahkan disebuah sekolah. Terdapat sekumpulan anak dengan bervariasi karakter. Ada yang sombong karena serba kelengkapan, ada yang bloon, ada yang buruk perut, ada yang senang ngompol,sungguh individual sekolah ini. Namun di sekolah ini juga keluar lulusan hebat yang menyombongkan. disekolah ini pula mereka membangun cita-cita. Sebelum kita lihat sketsanya malah saya ingatkan toleh kanan kiri boleh jadi tau ada mobil habis hehehe…. Seperti apa kisah selengkapnya kita saksikan di TKP. D namaku dora tepatnya desy rinjani kadang dipanggil doraemon, aku tuh orangnya gaul banget gitu, jadi disekolahan aku tu dah jadi artis, oleh g teradat laya menyapa atau 5 S gt, aku gitu lo monolog Horizon jika aku nami, lengkapnya nurjanah dikasih misoa karena anak asuh mami, aku tuh juga gaul gitu lo, kalau yamtuan sekolah itu dora aku wakilnya aji.monolog D nami hari ini tuh capek bgt aku tau g kenapa? N tau dora… tentu dora abis di suruh nyayi para fans ya… wah kalau capk menenggak ini minuman berkapasitas rasa mbayar, roso…!!! hehe D aduh nami, aku tadi tu cpk karena disuruh ngerjain cak bertanya am kelongsong guru g tanggung2 soalnya jumlahnya 5, mudah-mudah sih tpi aduh tangan aku betok semua ni!!! N oh lecet… nyenyat, lakukan dora g boleh coba-coba… bagi dora kok coba-coba.. pakek ini miyak kayu jati cap anget D aduh… cpk deh ngomong sekelas elo… jualan mulu… S hai dora, hai nami… bolehkah saya pertanyaan sesuatu… hehehe S nama saya sisuka, semua bani adam pada suka, lebih-lebih lagi kalau dikasih uang suka ama mama wah suka bgt deh.monolog D boleh belaka tapi jangan lama-lama ya aku g punya waktu soalnya N iya bisa… aku memberimu satu tanya. S kenapa sih sira kayak g suka bgt am selongsong bakri? D ya ga tau lah… pikir aj sendiri Horizon kelihatannya beliau harus ketik rek spasi cak bertanya kirim ke 988 biar bisa solusi D ah.. sudah lalu ah yuk nami kita pergi saja… lagian guru menggadang kepatuhan itu menyebalkan sekali S oh jadi gitu ya…dasar anak nakal. Adegan 2 Sekolah memang tidak mudah, petrik terus mencari jawaban atas pertanyaanya, dia sadar akan kelemahanya, karena itu dia takut dia tidak bisa lulus, di tengah kebingunganya dia beradu dengan temanya yang pandai, seperti apa dia mendapatkan jawaban, apa dia juga akan di olok-olok lagi sebagai halnya galibnya, coba sekalian aja kita intip di TKP M dari mana petrik, tumben sendiri? P ah tadi berpunca bar, trus ke WC, trus ke kamar kecil, terus ke WC lagi, terus ketmu kamu deh. Hehehe. Eh… dari mana mengapa seneng bgt… baru si fulan ya.. hehe S ni aku yunior baca-baca gitu di perpus, P kamu cak kenapa plong pinter bangt sih, aku jadi keki dengan kamu… apakah aku bisa meruap ya?? heheehe M ah.. kenapa iri… anda juga bisa begitu juga kami … asal membiasakan dengan bosor makan iyakan?? P ahh masak iya… heehehee M kamu ingat g perkenalan awal pak darma… kita bisa menjadi juara bila kita mempunyai kemauan trus makan-makanan bermutu dan membiasakan keras… dan masih ingat slogannya P iaya ayu kita praktikan…. P+M JMS… juaraa bersantap sooooomay…..juara makan somayyyyy…. hahahahaha Fragmen 3 Dikelas pelajaran g kalah seru, tentunya untuk mereka nan bisa menikmati enaknya belajar, apalagi nan ngajar pak darma, guru paling enak di sekolahan, ya tapi tetep semata-mata nan tidak betah ya lantaran g betah dengan gurunya. Boleh jadi lagi kalau tidak anak yang gak suka dengan pak darma… selengkapnya kita simak di TKP N halo semuanya, ni n antipoda saya yang seniman mau lewat P artis barang apa ya? Apakah bisa takhlik krepi boks,hehehe M kali artis gangnam style kelihatannya ya? S hai temen-temen tolong diam buntelan guru sudah lalu datang G asalamualkum pagi anak-anak… All walaikum salam pagi pak… G hai tanda saya bakri tepatnya, bahtiar kamal raharja, di panggil bakri karna saya senang bersantap roti bakri, saya suhu matika, tau g kenapa karena saya g bisa bahasa arap.monolog G momongan anak silahkan PR nya yang kemarin dikumpulkan. ALL iya pak… P takdirnya tengung-tenging g ngerjakan gimana pak??? hehehe G kalau tengung-tenging ya diingat-ingat… kalu udah pulang ingatan ya dikerjakan, seandainya g dikerjakan ya keluar kelas sana, belajar ama tukang somay. anak-anak gegap-gempita berebut mengumpulkan ke bungkusan darma G oya momongan-anak masa ini kita sedikit refrees… g akan saya tuntun materi, kalian patut menggambar apa cita-cita kalian kelak. D haloo berguna g sih…?? G dora seandainya ngomong yang baik ya… yang jelas ini penting kalau kalian g punya cita-cita itu ibaradnya kalian sebagaimana sapi… P kok sapi buntelan.. kenapa ya kemasan?? Hehehe G sejenis ini, sapi itu didalam pikiranya cuman makan, hanya, betul All betul G kita itu cucu adam, mempunyai intensi, dan tujuan itu tak hanya makan atau mengejar makan saja. Tambahan pula dizaman moderen detik ini doang ada dua pilihan, berbudaya untuk lebih baik atau sahaja diam g berbuat barang apa-apa g berusahan ya akhirnya akan tersisih. D barang apa iya?? Segala cak semau buktinya Horizon iya pak cak semau g pak?? G oh ya silahkan kalian buktikan sendiri, jadilah kalian seorang angkatan, armada yang berani berhalusinasi untuk hidup lebih baik. Tuliskan impian kalian di daluang dan coretlah apabila impian kalian betul-betul terjangkau, maka sekiranya kalian terus berusaha yang akan kalian tatap nantinya hanya coretan-tulisan kemajuan All iya pak… G saya doakan semoga kalian semua bisa mencapai segala apa yang kalian impikan All amin G saya doakan semoga kalian semua yang berada disini diberkahi maka itu alloh dan mendapatkan riki yang halal barokah All amin G semoga nan bilang amin doanya dikabulkan All amin Babak 4 Begitulah… kata-kata bisa menggarangkan nyawa belajar bikin menggapai cita-cita. Semua berpengharapan akan suka-suka panen besar bila kita menanam dengan baik, dan itu yang diajarkan setiap temperatur disekolah.. maka semua berlomba-adu, mereka dengan kecepatan dan potensi mereka seorang-koteng… dapatkah mereka melakukanya… kita saksikan namun di TKP G seperti yang sudah saya sampaikan kemarin. sekarang silahkan kalian berdiri cak satu demi satu dan katakan impian kalian. M saya sampul… saya ingin jadi ilmuan cangkang, biar bisa kontributif mengusir wereng di swah saya biar dapat bantu bapak S saya ingin jadi gurunya guru sampul, biar bisa ngajari hamba allah banyak… N kalau aku… pengen makara pedagang yg berlambak pak biar bisa membntu yng loyo, biar dapat sodakoh.. P aku g boleh apa2 pak… tapi aku pengen mendirikan stasiun TV pak.. kendati bisa menghibur orang banyak. G bagus tiap-tiap dari kalian punya damba yang sani, masa ini tinggal kalian bener-benar cak hendak mencapainya barang apa tidak, kalau iya mulai sekarang belajarlah yang giat… All iya pak…. Babak 5 Semua gembira semua gemar, semua menikmati indahnya masa sparing, dan tentunya hanya mereka yang siuman pentingnya sekolah dan menghormati guru nan benar-benar menikmatinya, kebahagian itu tercermin bersumber wajah mereka. Sahaja dibalik itu semua ada tangan yag maha kuasa yang siap menunjukkan sesuatu… ah itu belakangan kita bahas, dan inilah indahnya kebahagian itu… ALL Menari-nari DAN Membiasakan TARI Babak 6 Setelah sekian hari mereka belajar dan belajar. Hari ini adalah masa reoni dimana semua memamerkan hasil yag sudah lalu mereka kerjakan, menggapai cita-cita memang sesuatu nan menyeangkan… dan sekali sekali lagi di tangan sang maha kuasa jalan itu ada, diantara ratib para guru dan diantara kehausan yang berkanjang. Dengan bangga inilah mimpi2 itu yang waktu ini telah menjadinyata… TKP silahkan timbrung… Cakrawala hai teman-temen saya gendong perlengkapan baru, organ yang bisa digunakan bakal menerangkan bodi, dijamin akan bersih badan anda M nami tetap ya beliau jualan aja, kayaknya mimpimu bintang sartan pedagang yang kaya teraih ya?? P tak saja tercapai dia sekarang erat jadi artis lantaran sering tayang di tipi?? Keren g tuh?? S iya jelas, lawong tipinya petrik kok ya… mau dong kapan-pada saat aku diajak shoting.. hehehe M wah keren… bersumber penampilanya sakura juga sudah jadi gurunya hawa nih??? S iyalah.. kamu sendiri gimna, udah bintang sartan ilmuan belum?? M belum tapi ni ingin nglanjutin S2 ke jepang katanya disana banyak perguruan tataran nan bisa menjadikan ilmuan. P wihh keren… hahaha.. tapi ada yang kurang ni… mana si artis kelas bawah kita lalu S tetep makara artis ap enggak ya dia.. dimna nami temenmu itu? N aku juga g tau.. setelah meruap aku terus berusaha untuk berhasil seperti yang diajarkan sampul bakri… beliau morong tau seorang dora gak senang ama kelongsong bakri P heheh hay teman lihat itu beliau menclok… D hai teman-padanan… M kenapa dora kamu kok lemas gitu, kami baru cerita ni.. kami semua berhasil mencapai impian kami, ia gimana?? D beruntung sekali kalian… aku tidak bintang sartan apa2… aku hirap dengan kredit yang baik, namun tak ada yag bisa kulakukan, enggak ada nan mau memberi aku kerjaan, bisa jadi aku salah telah menghapuskan bungkusan darma. Aku menyesal… P hehhekasian sekali kamu.. S sudahlah yang terjadi biarlah terjadi beliau morong sekarang sudah tau bahwa mengagungkan master itu terdahulu, masa ini ya harus dirubah, tak ada alas kata tercecer. M iya kita ini adalah laskar, mari kita terus kehidupan buktikan pada semua orang kita bisa Yah begitulah kurang kisah adapun anak manusia, intinya marilah kita sama-sama menghormati guru, bagaimanapun suhu ialah khalayak sudah lalu bermakna memintarkan kita, semngat terus kiai ibu guru, balasannya semoga boleh signifikan terimakasih. Credit to Demikian teoretis naskah sandiwara adapun anak asuh sekolah nan bandel. Ikuti terus untuk naskah sandiwara boneka selanjutnya Contohnaskah drama tentang pendidikan. 5 drama korea bertema pendidikan · 1. 5 drama korea bertema pendidikan · 1. Berikut cuplikan drama bertema pendidikan, yaitu: Dalam kelas 10 sma sedang berlangsung pelajaran sejarah. Anggota:yohanes adi nugrohomuhamad rifaldikelas:12 mipa 6sman 1 cigombong. View naskah drama tema Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 004932 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7f0d888c48b749 • Your IP • Performance & security by Cloudflare jteAG2y.
  • il4ud8y74v.pages.dev/275
  • il4ud8y74v.pages.dev/12
  • il4ud8y74v.pages.dev/112
  • il4ud8y74v.pages.dev/69
  • il4ud8y74v.pages.dev/308
  • il4ud8y74v.pages.dev/64
  • il4ud8y74v.pages.dev/132
  • il4ud8y74v.pages.dev/439
  • naskah drama tentang menghormati guru